Ideologi Islam Sebagai Pembangun Karakter Kebangsaan

0
120

Kini sudah kita ketahui bahwasannya sudah sangat kritis sekali pemikiran kita terhadap landasan negara kita. Dengan segala pemahaman Barat seperti Liberalisme, komunisme, sekulerisme, dan lain-lain yang terus masuk di Indonesia dan dengan segala upaya Barat ingin menghancurkan ideologi yang di terapkan di Indonesia dengan berlandaskan Pancasila sebagai dasar negara.

Kita tau bahwa butuh perjuangan dalam membangun sebuah landasan dasar bagi negara yang berbangsa dan bersuku-suku. Untuk mempersatukan suku-suku tersebut maka di buatlah dasar negara yang dimana itu menganut sistem-sistem mempersatukan serta membangun negara menjadi sebuah kemajuan peradaban.

Merujuk pada dasar negara kita yaitu Pancasila apakah di dalamnya terdapat unsur-unsur yang membangun peradaban umat manusia? dan dari manakah sumbernya yang di dapatkan untuk menjadi sebuah dasar negara yang paripurna?

Tentu kita sudah mengetahui secara pemahaman kita tentang Pancasila dari segi penjabarannya, yakni mengetahui pengertian secara etimologinya yaitu Panca yang artinya lima sedangkan Sila yaitu dasar. Maka, bila di jadikan satu akan menjadi sebuah norma-norma kehidupan yang layak. Namun apakah kita mengetahui berasal dari mana butir-butir pancasila di gagas?

Ya tentu saja jika kita kembali pada sejarah pembentukannya sebuah ide-ide gagasan Pancasila tidak jauh dari sumber-sumber Islam. Para pejuang terdahulu yang rata-rata adalah para ulama dan umaro yang berjuang membela tanah air ini mempunyai peran penting dalam merumuskan Pancasila. Hal ini di terangkan dalam buku “Islam sebagai Dasar Negara” karangan Muhammad Natsir yang dimana beliau menulis di bukunya bahwa Islam adalah satu ideologi yang dimana bukan semata-mata agama yang dalam arti hubungan manusia dengan Tuhan saja melainkan dengan sesama manusia juga dengan di jadikan dua unsur. Yakni, unsur ibadah dan muamalahnya.

Maka dari kedua unsur ini sudah meliputi kehidupan secara perorangan, kehidupan secara kekeluargaan, dan kehidupan kenegaraan. Dengan dua unsur ini lah yang menjadikan dasar nilai-nilai Pancasila yang di terapkan dalam hidup berbangsa dan bernegara menjadi sangat sakral bagi kita. Hal ini yang menjadikan kita sebagai rujukan dalam hidup sejahtera.

Kemudian dengan Ideologi Islam ini nilai-nilai kebenarannya di tuangkan dalam satu kerangka sebuah dasar negara yakni Pancasila yang dapat merubah karakteristik rakyatnya untuk selalu cinta pada agama dan bangsanya agar tidak mudah terpecah belah oleh pemikiran-pemikiran barat. (walid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here