“Relawan PII dirikan Happy Centre Sekolah Alternatif Anak Pasca Gempa Palu”

0
173

Sepekan setelah gempa palu sulawesi tengah (28/09/2018), para relawan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) bersama dengan Liwa’ul Haq sudah mengaktifkan Happy Centre di desa Vatutela kelurahan Tondo, Palu. Happy Centre didirikan sebagai bentuk sekolah alternatif yang dibentuk para relawan pendidikan PII untuk anak-anak korban gempa palu. PII memfokuskan untuk tetap menggiatkan pendidikan dan trauma healing bagi anak-anak pasca gempa palu

Sekolah alternatif ini didirikan para relawan pada hari Rabu, 03 Oktober 2018, namun aktifitas belajar mengajar dimulai pada hari Jum’at, 05 Oktober 2018 pada pagi hari pukul 08.30 WITA. Sejak pagi anak-anak sudah ramai berkumpul untuk mengikuti sekolah alternatif ini. Meskipun pada awalnya anak-anak terlihat diam dan masih berduka, namun setelah setengah jam proses pembelajaran mereka sudah dapat mengikuti dengan antusias.

Kerusakan fisik dan kehilangan anggota keluarga pasca gempa tentu meninggalkan guncangan mental bagi anak-anak yang masih membutuhkan perlindungan. “anak-anak masih banyak yang trauma dan kaget, kita berharap mereka segera pulih dan ceria lagi”, papar kak anton, salah satu pemandu happy centre seusai mengajar di sekolah alternatif tersebut.

Kegiatan yang dilakukan oleh pemandu sekolah alternatif ini yaitu mengajak anak-anak bermain, bernyanyi dan belajar. Pada perkenalan awal ini relawan banyak melakukan pendekatan kepada anak-anak peserta sekolah alternatif. Pendekatan yang dilakukan ialah berupa permainan, dialog dan pendampingan terhadap anak-anak sebelum masuk pada materi pembelajaran yang disiapkan oleh relawan.

(sumber : supel.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here