Qotrunnada “Sang Maestro Kaligrafi Kontemporer”

0
243

Untuk apa saja kau gunakan masa mudamu ? apa kamu memiliki keahlian tertentu ? bagaimana bisa kamu membiarkan masa mudamu berlalu begitu saja ? apa definisi sukses dimasa muda menurutmu ?sekelumit pertanyaan itu akan segera terjawab.

Sejenak, mari kita berkenalan dengan sesosok gadis belia bernama Qotrun Nada Nadzifah. Panggilan akrabnya adalah Qotrun atau Nada. Terlahir dari tiga saudara pasangan Bapak Mabruri dan Ibu Masfufah menjadikan Nada sangat bersyukur memiliki satu kakak perempuan yang bernama Hafidzotun Nisa  dan seorang adik laki-laki bernama Muhammad Hasnan Mubarok.

Nada sedang menempuh jenjang pendidikan tinggi di salah satu universitas Islam di Provinsi Lampung. Sejak mengeyam pendidikan menengah, Nada sudah menekuni dunia kaligrafi kontemporer. Ibu adalah sosok sesorang yang sangat berjasa menyakinkan Nada untuk berprestasi dalam ajang perlombaan kaligrafi kontemporer baik tingkat regional maupun nasional. Beberapa ajang perlombaan kaligrafi kontemporer yang ia ikuti tak ayal seringkali menuai banyak prestasi. Dukungan orangtua, keluarga serta orang-orang terdekat disekitarnya memotivasi nada untuk berprestasi dalam ajang perlombaan tersebut.

Tim suaracendikia.com melansir Nada akan segera berangkat ke Medan untuk mengikuti perlombaan MTQ tingkat nasional. Nada menuturkan kepada tim suaracendikia.com bahwa bahwa ia menemukan banyak pengalaman berharga dapat bersinggungan dengan orang-orang yang luar biasa di ajang Musabaqoh Tilawatil Qur’an. Dengan berbagai macam bidang perlombaan yang diikuti oleh para peserta, mereka berlomba-lomba dengan semangatnya untuk menyiarkan ayat-ayat Allah. Hal ini tentu saja memacu Nada untuk lebih bersemangat dalam membumikan ayat-ayat al qur’an memalui keahliannya didunia kaligrafi kontemporer.

Banyak persiapan yang telah Nada lakukan sebagai ikhtiar untuk mengikuti ajang MTQ tingkat nasional. Ia bermimpi suatu saat nanti bisa memberikan jubah dan mahkota kemuliaan sebagai bentuk baktinya kepada kedua orantua. Masih banyak mimpi-mimpi dan rencana-rencana yang ingin ia raih di masa yang akan datang, karena definsi sukses menurutnya adalah saat Allah ridho, orangtua ridho kepadamu serta kamu dapat bermanfaat bagi orang lain.

Meskipun telah banyak prestasi yang telah diraih terkadang Nada seringkali menemui rasa pesimistis untuk memulai mengasah keahliaanya. Kurang percaya diri saat mendapati hasil kaligrafinya kurang memuaskan setelah dicoba berulang kali. Namun guru pembimbingnyaah yang dengan ikhlas dan sabar meyakinkan Nada sehingga tetap mau melanjutkan karyanya.

Ditengah rutinitasnya sebagai pelajar yang berprestasi dalam dunia kaligrafi kontemporer, Nada merupakan salah satu pelajar yang mendedikasikan diri dalam organisasi kepelajaran. Dibuktikan dengan mengikuti salah satu organisasi kepelajaran tertua di Indonesia, yaitu Pelajar Islam Indonesia (PII). Banyaknya kegiatan yang nada ikuti tidak menjadi penghalang baginya untuk terus berprestasi dan tidak melupakan kewajibannya sebagai pelajar.

salah satu karya kaligrafii kontemporer milik Nada

Diakhir wawancara Nada menyampaikan pesannnya untuk generasi muda untuk bersungguh-sungguh dalam memulai sebuah harapan/ impian serta cita-cita karena sukses dan gagalnya angan-angan itu tergantung bagaimana usahamu. Dan tetaplah untuk meminta yang terbaik kepada Allah melalui do’a.

Prestasi yang telah diraih dalam bidang Kaligrafi Kontemporer :

  1. Juara 2 Laznas Tingkat Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2017
  2. Juara 2 MTQ Tingkat Kabupaten Pesawaran Tahun 2017
  3. Juara 2 MTQ Tingkat kabupaten Lampung Utara 2017
  4. Juara 1 MTQ Tingkat kabupaten Tangamus 2017
  5. Juara 2 festival Tingkat Provinsi di UIN Raden Intan 2018
  6. Juara 1 festival pramuka Tingkat sumbangsel 2018
  7. Juara 1 Aksioma Tingkat kabupaten Lamsel
  8. Juara 1 Aksioma Tingkat Provinsi Lampung
  9. Juara 1 MTQ Tingkat kabupaten Tanggamus 2018
  10. Juara 2 MTQ Tingkat Provinsi Lampung di pesawaran 2018
  11. Juara 1 MTQ Tingkat provinsi Lampung di bandar lampung 2018
  12. 12 Juara 1 Kaligrafi kontemporer Tingkat Provinsi Lampung di Teknokrat  2018
  13. Juara 3 MTQ Tingkat kabupaten Lampung Selatan 2018

    Piala yang telah diraih

(rep : Hayatun Munawaroh red : Deni Umi Rahmawati)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here