Lampung (26/2) Setelah berakhirnya Konferensi Wilayah Ke-23 yang berlangsung selama dua hari terhitung dari tanggal 24 – 25 februari 2018, menetapkan kembali Wanda Wirantara sebagai nahkoda dalam pelayaran PII Lampung di periode selanjutnya. Ia terpilih sebagai ketua dewan formatur pengurus wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Lampung periode 2018-2020 setelah berhasil mengungguli tiga kandidat lain yaitu Walid Aziz Iskandar, Dedi Hardiansyah,Mega Asyyifa dan Wangga Prawira.

“Ini merupakan kesempatan untuk memperbaiki kinerja saya yang kurang maksimal di periode sebelumnya dan melaksanakan program-program kerja yang belum sempat terealisasi. Melalui dukungan teman-teman formatur dalam mempercayakan saya untuk melanjutkan estafet kepeimpinan ini, saya berharap kami dapat saling bahu-membahu menciptakan suatu budaya organisasi yang kondusif, unggul dan kompetitif bagi keberadaan PII di Lampung dalam menghadapi ketidakpastian lingkungan ” ujar pemuda bermarga Lampung pepadun saat ditemui di sela-sela kesibukan Konferensi Wilayah.

Wanda Wirantara yang memulai karir ber-PIInya setelah mengikuti Leadership Basic Trainning (LBT) pada tahun 2013 di SMKN 1 Talangpadang Tanggamus menambah daftar ketua umum PW PII Lampung yang bersuku asli Lampung, setelah yang terakhir kanda Taufiq rahmat yang memimpin pada periode 2000-2002. Meski provinsi Lampung diidentikan dengan penduduk yang heterogen dan didominasi oleh para pendatang, citra putra daerah sebagai pemimpin organisasi memberikan aksen tersendiri bagi keberlangsungan organisasi.

Wanda tidak sendiri, bersama-sama dengan adiknya, Wangga Prawira yang menjadi ketua formatur BO (Badan Otonom) Brigade dan Intan Halpalina sebagai ketua formatur BO PIIwati siap membangun Lampung menjadi salah satu wilayah yang berkontribusi dan turut serta menyukseskan cita Pelajar Islam Indonesia di tingkat nasional

Masa kepengurusan ini singkat, maka banyak berbuatlah hingga kita tidak pernah menyadari apa saja yang telah kita perbuat untuk kemaslahatan umat. Banyak berfikirlah hingga fikiran kita dipenuhi oleh keresahan-keresahan yang harus segera kita selesaikan. Selamat berjuang kawan, semoga dikau mampu membawa bahtera ini untuk kembali menarik jangkar diakhir pelabuhan. (rach)

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here